1. CIDR adalah Suatu jenis pembagian IP address yang menghindari cara pembagian IP address tradisional menggunakan kelas A,B,dan C.CIDR menggunakan network prefix dengan panjang tertentu.Network prefix ini menentukan jumlah bit sebelah kiri yang digunakan sebagai network ID.
CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli,yakni dengan membagi alamat IP jaringan kedalam kelas-kelas A,B,dan C.Masalah yang terjadi pada system yang lama adalah bahwa system tersebut meninggalkan banyak sekali alamat IP yang tidak digunakan.
Sebagai contoh,alamat IP kelas A secara teoritis mendukung hingga 16 juta host komputer yang dapat terhubung,sebuah jumlah yang sangat besar.Dalam kenyataan ,para pengguna alamat IP kelas A ini jarang yang memenuhi jumlah host sebanyak itu,sehingga menyisakan banyak sekali ruang kosong di dalam ruang alamat IP yang sudah disediakan.
CIDR dikembangkan sebagai sebuah cara untuk menggunakan alamat-alamat IP yang tidak terpakai tersebut untuk digunakan di mana saja.Dengan cara yang sama ,kelas C yang secara teoritis hanya mendukung 254 alamat tiap jaringan,dapat menggunakan hingga 32766 alamat IP,yang seharusnya hanya tersedia untuk alamat IP kelas B.
Untuk penggunaan notasi alamat CIDR pada classfull addres pada A adalah /8 sampai dengan /15,kelas B adalah /16 sampai dengan /23,dan kelas C adalah /24 sampai dengan /28.Subnet mask CIDR /31 dan /32 tidak pernah ada dalam jaringan yang nyata.
Tabel CIDR :
2.Manfaat VLSM
· Efisien menggunakan alamat IP karena alamat IP yang dialokasikan sesuai dengan kebutuhan ruang host setiap subnet.Alamat IP tidak sia-sia, misalnya, jaringan kelas C 192.168.10.0 dan topeng 255.255.255.224 (/ 27) memungkinkan Anda untuk memiliki delapan subnet, masing-masing dengan 32 alamat IP (30 dari yang dapat ditugaskan untuk perangkat) . Bagaimana jika kita punya WAN beberapa link dalam jaringan kami (WAN link hanya perlu satu alamat IP pada masing-masing pihak, maka total dua alamat IP untuk setiap WAN link diperlukan).
· VLSM mendukung hirarkis menangani desain sehingga dapat secara efektif mendukung rute agregasi, juga disebut route summarization.
· Berhasil mengurangi jumlah rute di routing table oleh berbagai jaringan subnets dalam satu ringkasan alamat. Misalnya subnets 192.168.10.0/24, 192.168.11.0/24 dan 192.168.12.0/24 semua akan dapat diringkas menjadi 192.168.8.0/21.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar